IDN Creative Bocorin Rahasia Strategy Marketing di Bulan Ramadan

Robiatur Rasyid, Head of  IDN Creative

Hallo sob, tanpa kita sadari bulan Ramadan sebentar lagi akan datang. Bulan Ramadan adalah  bulan istimewa bagi umat muslim di seluruh dunia, di bulan Ramadan semua pahala akan dilipat gandakan. Namun sayangnya, bulan Ramadan kali ini  kita belum sepenuhnya lepas dari belengu pandemik Covid-19. Bisa dikatakan ini adalah bulan Ramadan untuk yang kedua kalinya dimasa pandemik.  Seperti yang kita ketahui setiap bulan Ramadan konsumsi masyarakat kita mengalami peningkatan yang signifikan. Apalagi dimasa pandemik,  saat ini pemerintah menganjurkan kita untuk beraktivitas di rumah saja, tentu kita memiliki banyak waktu luang yang bisa dipergunakan untuk berselancar di dunia maya serta belanja online.


Perubahan pola perilaku itu melibatkan semua kalangan dan golongan usia. Tak dipungkiri perubahan perilaku itu pun dialami oleh kalangan Generasi Millenial dan  Z.  Oleh sebab itu peluang ini pun tak disia-siakan oleh para pelaku bisnis untuk menggaet pasar Generasi Millenial dan Z yang memiliki daya beli tinggi akhir-akhir ini. Brand pun mulai berlomba-lomba untuk menarik perhatian generasi millenial dan Z ini. Maka dari itu IDN Creative selaku agensi digital multi-platform yang fokus pada brand storytelling, kreasi konten, dan aktivitas online lainnya membagikan beberapa insight agar bisa membantu brand ataupun para pelaku bisnis, berikut insight-nya;

1. Speak their language

Sama seperti Ramadan sebelumnya pada ramadan tahun ini pun kita masih dianjurkan untuk tetap berada dirumah jika tidak ada kepentingan untuk keluar rumah untuk membeli bahan-bahan membuat takjil atau bekerja. Selain  itu, saat ini belum diterapkannya sekolah tatap muka menjadikan anak-anak lebih banyak di rumah. Kondisi ini membuat konsumsi  digital Generasi millenial dan Z pun mengalami peningkatan. Untuk itu hal pertama yang harus dikuasi oleh brand ataupun para pelaku bisnis ialah kemampuan menyampaikan brand massage.  Brand harus tau topik-topik yang   aktif dicari serta dikonsumsi generasi millenial dan Z  selama bulan Ramadan.

IDN Media HQ, Jakarta


Oh yah, dalam sebuah penelitian yang dilakukan oleh IDN Creative konten yang bersifat ringan dua kali lebih banyak dicari oleh generasi millenial dan juga generasi Z. Sementara untuk konten ringan dengan topik  hiburan cendrung enam kali lebih banyak dicari. Jika mengacu pada penelitian dari IDN Creative ini maka brand ataupun pelaku bisnis harus mampu membuat konten yang bisa menciptakan kedekatan dengan para audiens yang ditargetkan.

Contohnya, dalam case IDN Media, artikel berjudul “5 Alasan Jangan Nonton Drama ‘World of Marriage’ Pas Puasa” tentu menjadi bacaan yang pas bagi mereka selama menunggu berbuka puasa. 


2. Go hyper-local, go hyper-relevant

Salah satu kegiatan di bulan Ramadan selain beribadah menahan lapar dan haus serta ibadah-ibadah lainnya ada kegiatan yang sudah menjadi tradisi di setiap bulan  Ramadan. Yapsss… membuat menu berbuka puasa. Brand atau pelaku bisnis harus bisa memanfaatkan peluang ini. Brand harus membuat konten yang menyesuaikan dengan kebutuhan di bulan Ramadan. Relevansi konten dan minat audien akan menghasilkan output yang optimal.

Sebagai contoh Ramadan tahun lalu IDN Creative membantu campaign Indomilk. Melalui salah satu unit IDN Media yang berfokus pada konten kuliner mencoba menghubungkan brand susu kental manis tersebut dengan Yummy. Hasilnya setelah melakukan ekplorasi resep muncul berbagaimacam ide-ide dan inovasi yang menciptakan bahwa susu kental manis tak sekadar menjadi makanan manis akan tetapi juga gurih. Poinnya, brand harus mampun menyampaikan cerita yang tepat, pada audiens yang tepat serta di media yang tepat juga. 


3. Tailor - made your stories

Terlalu banyak generalisasi pada konten menurut IDN Creative tak akan menghasilkan output yang optimal, hal itu disebabkan pola perilaku dan preferensi generasi milenial dan Z yang cendrung berbeda dari generasi lain. Maka dari itu, brand harus memilik kemampuan untuk melakukan pendekatan konten dan personal yang diproduksi, tentunya hal itu akan mampu menyentuh audiens lebih mendalam. Tak hanya itu saja brand juga harus massif menerbitkan konten tersebut ke beberapa publisher lainnya.

Tak perlu risau dengan topik konten yang sama, sebab hal itu bisa disajikan dalam bentuk yang berbeda-beda. Seperti halnya konten berjudul “5  Resep Takjil yang Bikin Ingat Masa Kecil” di publikasikan di IDN Times dan diolah menggunakan perspektif keluarga yang tayang di  Popmama.com, konten juga ditayangkan dalam bentuk video Yummy dan hasilnya bener-bener optimal.



* * *


Tentang IDN Creative

IDN Creative adalah agensi digital multi-platform yang fokus pada brand storytelling, kreasi konten, dan aktivitas online


Tentang IDN Media 

 

IDN Media adalah perusahaan media platform untuk Millennial dan Gen Z di Indonesia, dengan lebih dari 60 juta Monthly Active Users (MAU). Visi kami adalah mendemokratisasi informasi dan membawa dampak positif bagi masyaraka.

 

Kontak

Zefanya Deby

Head of Communications

zefanya.deby@idntimes.com

081315658052

Saraya Adzani

Senior PR & Partnership Associate

saraya.adzani@idntimes.com

081218862176

LihatTutupKomentar
Cancel

Terima kasih sudah baca postingan allamsyah.com, silakan tinggalkan komentar