6 MAKANAN KHAS SUMATERA SELATAN SAAT LEBARAN

 Assalamualaikum sobat. Lebaran atau hari raya Idhul Fitri kita biasanya akan disibukan dengan pakaian baru. Namun, nyatanya lebaran tak selalu tentang pakaian baru tapi juga tentang makanan. Nah, ngomongin masalah makanan nih tentu kita tidak asing lagi nih menu-menu andalan saat lebaran, seperti opor ayam, pindang ayam, ketupat, bolu, sirup, softdrink dan lainnya yang sering kita temui di rumah sodara ataupun teman.


Namun bagi masyarakat Sumatera Selatan atau sering disapa dengan sebutan wong kito kurang lengkap rasanya jika belum ada makanan-makanan khas Sumatera Selatan yang tersaji di saat lebaran.  Dalam artikel saya kali ini saya akan membagikan beberapa informasi mengenai makanan-makanan khas Sumatera Selatan yang kerap muncul disaat lebaran. Apa saja yah?

 

Pertama, Pempek. Kita semua tahu kan makanan ini, pempek sudah sangat popular sekali dikalangan masyarakat Sumatera Selatan bahkan Indonesia. Makanan yang terbuat dari olahan tepung tapioka dan ikan ini begitu diminati oleh banyak orang. Menurut info yang saya dapati, orang Sumsel itu sangat menghargai makanan tradisionalnya sendiri, hal ini dengan dibuktikan orang Sumsel terutama Palembang tak bisa lepas kesehariannya dengan pempek. Pempek menjadi makanan kegemaran di Sumatera Selatan.


Disaat lebaran pun pempek tak pernah absen tersaji di rumah-rumah masyarakat Sumsel. Nah rupanya pempek memiliki berbagaimacam jenis antara lain; pempel lenjer, pempek kapal selam, pempek keriting, pempek pistel, pempek adaan, pempek kulit, pempek tahu, pempek tunu, pempek lenggang.



 

Kedua, Maksubah. Selain pempek Sumatera Selatan juga memiliki kue maksubah, kue ini hampir mirip dengan kue lapis lainnya, memiliki warna coklat dan kekuningan, tapi yang membedakannya adalah  garis-garisnya tidak rata, kadang ada yang tipis, tebal, acak-acak semeraut.  Rasanya manis dan legit, namun karena pembuatannya menggunakan 24-28 telur bebek, kue ini memiliki rasa yang berbeda.


Kue maksubah sering disajikan di saat hari besar atau hari raya lebaran di rumah-rumah warga atau bisa beli di toko kue sekitar kota Palembang.




Ketiga, Tekwan. Selain model di Sumsel ada juga makanan yang berkuah yakni tekwan yang membedakannya adalah ukurannya jika model ukurannya besar tekwan ukurannya kecil-kecil. Tekwan adalah salah satu makanan yang terbuat dari olahan ikan dan tepung tapioka. Selain banyak ditemui di Sumsel. Tekwan salah satu makanan khas yang tak pernah absen dalam hidanganan  lebaran di Sumsel.


Di tekwan terdapat juga beberapa toping seperti daun bawang, saun, bawang goreng serta ada juga jamur kuping. Hmmmm lemak nian.


 


Keempat, Kue Lapis Kojo. Makanan ini berjenis kue basah, hampir sama dengan maksubah, memiliki corak berlapis-lapis yang membedakannya adalah kue Lapis Kojo ini di dominasi oleh warna hijau hal itu di sebabkan kerana adanya campuran daun pandan dan juga daun shuji. Penggunaan 20 butir telur bebek membuat kue ini terasa legit dan manis dan pastinya membuat rasanya berbeda dengan kue-kue lapis lainnya.







Kelima, Kemplang. Selain pempek yang begitu popular di Sumatera Selatan ada juga makanan khas yang tak kalah popular dan juga enak. Kemplang. Kemplang terdapat beberapa jenis yang bisa ditemui di Palembang dan sekitarnya, seperti; kemplang kerupuk memiliki ukuran diameter 5-7 cm, kemplang getas yang berukuran diameter 4 cm, ada juga kemplang panggang, kemplang keriting, kemplang koin serta kemplang mangkuk. Kemplang memilik rasa yang renyah dan ikan, sebab bahan baku pembuatan kemplang juga sama dengan bahan baku pembuatan pempek yakni ikan tengiri atau ikan gabus.

 




Keenam, Engkak Ketan.  Serupa tapi tak sama dengan kue lapis kojo dan maksubah, engkak ketan terbuat dari tepung ketan, telur bebek, susu kental manis, gula pasir, mentega, dan santan. Engkak Ketan juga salah satu makanan tradisional yang tak pernah absen di hari raya lebaran.




 

Nah itulah deratan makanan tradisional atau khas sumatera selatan yang tak pernah absen di rumah-rumah warga sumatera selatan (Palembang dan sekitarnya) saat hari raya lebaran.


Mohon maaf bila masih ada kesalahan dalam penyampaian di artikel ini, bila ada kekurangan atau kurang tepat, mari berdiskusi kolom komentar yah sob! Terima kasih.  

 

LihatTutupKomentar
Cancel

Terima kasih sudah baca postingan allamsyah.com, silakan tinggalkan komentar